BOVEN DIGOEL - Di tengah hamparan hijau Kampung Wametkapa, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, secercah harapan baru bagi para petani mulai merekah. Kamis (26/3/2026), Satgas Yonif 126 Kalacakti tak hanya menjaga perbatasan, namun juga merajut kisah kemandirian dengan menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik. Sebuah langkah cerdas yang bertujuan membekali petani dengan ilmu untuk mengolah kekayaan alam sekitar menjadi sumber kesuburan tanah.
Bayangkan saja, para petani di sini kini tak perlu lagi bergantung pada pupuk kimia yang harganya kerap tak terjangkau. Dengan bimbingan langsung personel Satgas, mereka diajak meracik pupuk dari bahan-bahan alami yang melimpah ruah di lingkungan mereka sendiri. Mulai dari proses pencampuran hingga teknik aplikasi yang tepat, semua disampaikan dengan sabar dan penuh semangat.
Antusiasme terpancar jelas dari wajah-wajah para petani. Mereka mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan penuh perhatian, seolah menemukan kunci ajaib untuk meningkatkan kualitas tanah dan hasil panen mereka. Pendampingan langsung ini bukan sekadar teori, melainkan solusi nyata yang akan mereka terapkan di lahan masing-masing.
“Kami ingin mendorong masyarakat agar lebih mandiri, khususnya dalam pengelolaan pertanian. Dengan memanfaatkan bahan alami di sekitar, petani bisa menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan hasil panen, ” ujar Danpos Wametkapa, Letda Inf Boy Saragih, sembari matanya berbinar menatap para petani yang tekun belajar.
Tak hanya ilmu, Satgas Yonif 126 Kalacakti juga menyalurkan bantuan pupuk sebagai bentuk dukungan nyata untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah perbatasan ini. Sebuah bukti bahwa kehadiran TNI di sini bukan hanya sebagai penegak kedaulatan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang peduli.
“Ilmu yang diberikan sangat bermanfaat. Kami jadi tahu cara membuat pupuk sendiri tanpa harus membeli mahal. Ini sangat membantu kami sebagai petani, ” ungkap Bilgis Samuel (43), salah seorang warga dengan senyum lebar, kelegaan terpancar dari nada suaranya.
Kisah dari Wametkapa ini menjadi pengingat bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat dapat melahirkan kekuatan luar biasa. Melalui sentuhan ilmu dan kepedulian, para petani di Kampung Wametkapa kini selangkah lebih maju menuju kemandirian dan daya saing di sektor pertanian. Sebuah karya nyata yang menyejahterakan dan membangun negeri dari kampung halaman. (PERS)

15 hours ago
5

















































