Banyumas – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas memanen tanaman buncis yang dibudidayakan di lahan lingkungan Rutan. Panen tersebut menjadi salah satu hasil kegiatan pertanian yang melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sekaligus mendukung program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian, Selasa (01/08/2026)
Budidaya buncis dilakukan dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungan Rutan. Dalam prosesnya, WBP turut terlibat dalam berbagai kegiatan perawatan tanaman, mulai dari penyiraman hingga pemantauan pertumbuhan tanaman sampai memasuki masa panen.

Dari hasil panen tersebut, diperoleh kurang lebih 2 kilogram buncis. Buncis yang telah memasuki masa panen kemudian dipetik secara langsung oleh WBP yang terlibat dalam kegiatan pertanian.
Salah satu petugas pemasyarakatan Rutan Kelas IIB Banyumas, Daryati, mengatakan bahwa kegiatan pertanian merupakan salah satu upaya untuk mengoptimalkan lahan yang tersedia sekaligus memberikan kegiatan produktif bagi WBP.
“Kegiatan pertanian ini kami lakukan untuk memanfaatkan lahan yang tersedia agar lebih produktif. Selain mendukung program ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian karena Warga Binaan dapat terlibat langsung dalam proses budidaya sampai dengan panen, ” ujar Daryati.
Menurutnya, keterlibatan WBP dalam kegiatan pertanian diharapkan dapat memberikan pengalaman dan keterampilan yang dapat bermanfaat setelah mereka selesai menjalani masa pembinaan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menghasilkan produk pertanian, tetapi juga memberikan keterampilan dan pengalaman kepada Warga Binaan. Dengan terlibat langsung dalam kegiatan pertanian, mereka belajar mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, dan bagaimana mengelola suatu kegiatan dari awal sampai menghasilkan, ” lanjutnya.
Sementara itu, TG (43), salah satu WBP yang bertugas di sektor pertanian, menjelaskan bahwa tanaman buncis dirawat secara rutin hingga memasuki masa panen.
“Lahan yang tersedia kami manfaatkan untuk kegiatan pertanian agar tidak hanya menjadi lahan kosong, tetapi bisa menghasilkan dan mendukung kegiatan ketahanan pangan. Warga Binaan juga bisa belajar dan terlibat langsung dalam kegiatan pertanian, ” ujar TG.
Menurut TG, kegiatan pertanian memberikan pengalaman kepada WBP untuk mengikuti seluruh proses budidaya tanaman.
“Yang diharapkan bukan hanya hasil panennya, tetapi Warga Binaan juga mendapatkan pengalaman dari prosesnya. Mereka belajar bagaimana merawat tanaman secara rutin sampai akhirnya bisa menghasilkan. Keterampilan seperti ini diharapkan bisa menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat, ” lanjutnya.
Budidaya buncis menjadi salah satu kegiatan pertanian yang dilakukan di Rutan Kelas IIB Banyumas. Selain buncis, lahan yang tersedia juga dimanfaatkan untuk membudidayakan berbagai tanaman hortikultura lainnya.
Keterlibatan WBP dalam kegiatan pertanian menjadi bagian dari pembinaan kemandirian selama menjalani masa pidana. Melalui kegiatan tersebut, WBP mendapatkan pengalaman langsung dalam merawat tanaman sekaligus belajar untuk bekerja secara rutin, disiplin, dan bertanggung jawab.
Rutan Kelas IIB Banyumas terus mengembangkan pemanfaatan lahan untuk kegiatan pertanian dan ketahanan pangan. Pengembangan berbagai jenis tanaman dilakukan agar lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara produktif sekaligus mendukung kegiatan pembinaan bagi WBP.
(Humas Rutan Banyumas)

1 day ago
7
















































