Babinsa Benteng Dampingi Poktan Sumbersari Perkuat Pengairan dan Serapan Gabah Bulog

16 hours ago 3

PURWAKARTA – Babinsa Desa Benteng, Koramil 1904/Campaka, Serka Sriyono, melaksanakan pendampingan program ketahanan pangan bersama Kelompok Tani Sumbersari di Kampung Babakan RT 01/RW 01, Desa Benteng, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Kamis (6/8/2026).

Pendampingan dilakukan di lahan pertanian seluas sekitar 30 hektare yang dikelola Kelompok Tani Sumbersari di bawah kepemimpinan Olim. Kegiatan difokuskan pada upaya membantu pengairan lahan serta menyosialisasikan penjualan gabah kepada Perum Bulog.

Kehadiran Babinsa di lapangan bertujuan membantu petani menjaga kelancaran proses produksi sekaligus memberikan pemahaman mengenai penyerapan hasil panen oleh Bulog. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung stabilitas harga gabah dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Danramil 1904/Campaka, Kapten Arm Deni Kristiyan, mengatakan pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan di wilayah.

“Babinsa harus aktif mendampingi petani, mulai dari pengolahan lahan, pengairan, hingga proses penjualan hasil panen. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu petani mengatasi kendala di lapangan dan meningkatkan produktivitas pertanian, ” ujar Kapten Arm Deni Kristiyan.

Ia menambahkan, sosialisasi penjualan gabah kepada Bulog penting dilakukan agar petani memperoleh informasi yang jelas mengenai mekanisme penyerapan hasil panen.

“Kami mendorong para petani untuk memanfaatkan saluran penjualan yang tersedia. Koordinasi dengan Bulog diharapkan dapat membantu menjaga harga gabah sekaligus memastikan hasil panen petani terserap dengan baik, ” katanya.

Komandan Kodim 0619/Purwakarta, Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., menegaskan bahwa jajaran Kodim akan terus mendukung upaya peningkatan produksi dan kesejahteraan petani.

“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Kehadiran Babinsa harus memberikan manfaat nyata, baik dalam membantu kebutuhan teknis di lapangan maupun menjembatani komunikasi antara petani dan instansi terkait, ” ungkapnya.

Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., menilai sinergi antara TNI, pemerintah, Bulog, dan kelompok tani menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan program pangan.

“Pendampingan kepada petani harus dilakukan secara berkelanjutan. Sinergi seluruh pihak diperlukan agar proses produksi, pengairan, hingga penyerapan hasil panen dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, ” tuturnya.

Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menyampaikan bahwa prajurit kewilayahan harus terus hadir mendukung petani dalam memperkuat ketahanan pangan.

“Prajurit Siliwangi harus mampu menjadi bagian dari solusi atas kesulitan masyarakat. Pendampingan pertanian merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus kontribusi dalam mewujudkan kemandirian pangan, ” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, pengairan lahan Kelompok Tani Sumbersari diharapkan semakin lancar. Para petani juga diharapkan memperoleh kepastian informasi mengenai penjualan gabah sehingga hasil panen dapat terserap secara optimal dan memberikan nilai ekonomi yang lebih baik. (PERS)

Read Entire Article
Pertanian | | | |