SOLOK KOTA – Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, menghadiri langsung kegiatan panen jagung serentak kuartal IV yang digelar di wilayah hukum Polres Solok Kota, Kamis, 8 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya komoditas jagung di Sumatera Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumbar menyampaikan bahwa kebutuhan jagung di wilayah Sumatera Barat mencapai sekitar 1, 2 juta ton per tahun. Namun, realisasi produksi pada tahun sebelumnya masih sangat jauh dari kebutuhan, yakni tidak sampai 400 ton. Kondisi ini menunjukkan adanya persoalan serius yang perlu dicari akar permasalahannya secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menegaskan bahwa produktivitas jagung di Sumatera Barat harus ditingkatkan. Saat ini, hasil panen diharapkan minimal mencapai 3 ton per hektare, namun secara ideal seharusnya mampu menembus angka 10 hingga 12 ton per hektare. Menurutnya, Sumatera Barat memiliki lahan yang luas, namun belum terkelola secara maksimal sehingga hasil produksi masih rendah.
Kapolda juga menyoroti masih banyaknya lahan potensial yang belum dimanfaatkan dengan baik. Untuk itu, ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor bersama Forkopimda guna memaksimalkan pengelolaan lahan pertanian jagung. Pendataan ulang terhadap lahan yang layak ditanami jagung diminta agar dilakukan secara serius dan berkelanjutan, tidak hanya saat kegiatan virtual conference atau momentum tertentu saja.
Kepada Wali Kota Solok, Kapolda Sumbar secara khusus meminta agar mengerahkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk memberikan pendampingan intensif kepada para petani jagung. Pendampingan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, teknik budidaya, serta hasil panen petani secara signifikan. Semua masyarakat yang menanam jagung, menurut Kapolda, harus mendapatkan bimbingan yang tepat.
Ia juga berpesan kepada Kapolres Solok Kota agar terus mengidentifikasi kendala dan permasalahan di lapangan secara kontineu. Dari upaya tersebut, nantinya akan dipilih lokasi terbaik untuk dijadikan role model pengembangan jagung, sehingga dapat memotivasi masyarakat lainnya untuk ikut menanam jagung dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Panen jagung serentak ini dilaksanakan di lahan jagung binaan Polres Solok Kota Polda Sumatera Barat yang berlokasi di Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok, dengan luas lahan mencapai 6 hektare.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, Pejabat Utama Polda Sumbar, Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad, S.IK, M.Si, Dandim 0309/Solok Letkol Inf Sugeng Riyadi, perwakilan Forkopimda Provinsi Sumatera Barat dan Kota Solok, Pejabat Utama Polres Solok Kota, serta pihak terkait lainnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan ketahanan pangan, khususnya komoditas jagung di Kota Solok dan Sumatera Barat secara umum, dapat terwujud dan mendorong kesejahteraan masyarakat petani.

23 hours ago
4

















































