Babinsa di Perbatasan Papua Panen Padi Inpari 32 Bareng Petani

9 hours ago 6

Keerom — Komitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan oleh aparat kewilayahan melalui berbagai kegiatan pendampingan kepada masyarakat, khususnya para petani di wilayah binaan. Hal tersebut terlihat dari keterlibatan Babinsa Koramil 1701-06/Senggi yang turut mendampingi kegiatan panen padi bersama kelompok tani di wilayah Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Papua.

Babinsa Koramil 1701-06/Senggi, Sertu Desman Manurung bersama Sertu Yasir Nurhidayat, melaksanakan kegiatan panen padi sawah varietas Inpari 32 bersama Kelompok Tani Satu Hati SP3 yang berlangsung di lahan persawahan Kampung Woslay SP2, Distrik Senggi, Senin (16/3/2026).

Panen padi tersebut dilakukan di areal persawahan seluas kurang lebih dua hektare yang dikelola oleh Kelompok Tani Satu Hati SP3 di bawah pimpinan Bapak Sibur Widyanto. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama antara aparat teritorial dan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah perbatasan.

Kehadiran Babinsa di tengah para petani tidak hanya sebatas dalam kegiatan panen, namun juga sebagai bentuk pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan mulai dari tahap pengolahan lahan, penanaman, perawatan tanaman hingga masa panen. Hal ini sejalan dengan tugas pembinaan teritorial TNI AD dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

Sertu Desman Manurung menyampaikan bahwa peran Babinsa dalam mendampingi para petani merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, sekaligus bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Sebagai Babinsa, kami selalu berupaya hadir dan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk di sektor pertanian. Pendampingan ini kami lakukan mulai dari pengolahan lahan, penanaman hingga masa panen seperti saat ini, dengan harapan hasil pertanian masyarakat dapat meningkat serta memberikan dampak positif bagi perekonomian para petani, ” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menunjang ketahanan pangan daerah, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Keerom yang memiliki potensi lahan pertanian cukup luas.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Satu Hati SP3, Sibur Widyanto, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Babinsa kepada para petani di wilayah tersebut. Menurutnya, kehadiran Babinsa selama ini memberikan semangat dan motivasi bagi para petani untuk terus mengelola lahan pertanian secara maksimal.

“Kami sangat berterima kasih atas pendampingan dari Babinsa yang selalu hadir membantu dan memberikan motivasi kepada kami. Kehadiran mereka membuat para petani semakin semangat dalam bekerja, terutama dalam mengelola lahan pertanian agar hasil panen dapat lebih baik, ” ungkapnya.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara aparat teritorial dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di Distrik Senggi dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani di wilayah perbatasan Kabupaten Keerom. (Redaksi Papua)

Read Entire Article
Pertanian | | | |