Blora – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Blora melaksanakan kegiatan Panen Raya Padi di lahan pertanian Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Warga Binaan Rutan Blora yang berlokasi di Kelurahan Kauman, Kabupaten Blora, Kamis (11/06).
Kegiatan panen raya tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, perwakilan Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, Lurah Kauman, Lurah Sonorejo, Babinkamtibmas, Babinsa Kelurahan Sonorejo, warga sekitar, serta warga binaan pemasyarakatan Rutan Blora.

Panen raya kali ini dilaksanakan di lahan pertanian Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Blora seluas 10.120 meter persegi yang dimanfaatkan untuk mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui pengelolaan lahan tersebut, warga binaan diberikan kesempatan untuk belajar dan terlibat langsung dalam kegiatan pertanian mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen.
Kepala Rutan Blora, Sugito, menjelaskan bahwa padi yang dipanen merupakan varietas M70 yang telah dibudidayakan oleh warga binaan melalui proses pembinaan pertanian secara berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan panen ini menjadi bukti bahwa warga binaan mampu menghasilkan produk pertanian yang bermanfaat sekaligus memperoleh keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.
“Melalui program pembinaan kemandirian di bidang pertanian ini, warga binaan tidak hanya diajarkan cara bercocok tanam, tetapi juga dibekali keterampilan dan pengalaman kerja yang diharapkan dapat menunjang kehidupan mereka setelah bebas nanti, ” ujar Sugito.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso, mengapresiasi langkah Rutan Blora dalam mengoptimalkan lahan pinjam pakai dari Pemerintah Kabupaten Blora menjadi lahan produktif yang memberikan manfaat bagi warga binaan. Menurutnya, program ketahanan pangan yang dijalankan Rutan Blora merupakan bentuk nyata implementasi pembinaan yang produktif dan berdampak positif.
Sementara itu, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, menyampaikan dukungannya terhadap program pembinaan yang dilaksanakan Rutan Blora. Ia juga meminta DP4 Kabupaten Blora untuk terus memberikan pendampingan dan bimbingan kepada warga binaan, khususnya dalam pengembangan pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Saya berharap DP4 dapat terus membantu dan membimbing warga binaan, terutama terkait pembuatan pupuk organik dan pengembangan penanaman padi organik. Dengan demikian, hasil pertanian yang dihasilkan dapat semakin baik dan memberikan nilai tambah bagi warga binaan, ” pesannya.
Kegiatan dilanjutkan dengan panen padi secara simbolis oleh para tamu undangan bersama jajaran Rutan Blora dan warga binaan. Suasana kebersamaan tampak mewarnai proses panen yang menjadi hasil kerja keras warga binaan selama masa pembinaan di lahan SAE.
Melalui Panen Raya Padi ini, Rutan Blora menegaskan komitmennya dalam menyelenggarakan pembinaan yang produktif, berkelanjutan, serta mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan warga binaan pemasyarakatan.

4 hours ago
2














































