Serangan Ulat di Afdeling 3 Kebun Marihat Menggila, Kondisi Tanaman Kelapa Sawit Kritis dan Terlantar

1 day ago 6

SIMALUNGUN - PTPN IV Regional 2 Unit Kebun Marihat saat ini dipimpin seorang pria yang menjabat Manajer bernama Andi Sahatman Purba yang memiliki kepercayaan diri di atas rata-rata. Namun, bertolak belakang dengan kinerja yang buruk bagi perusahaan berplat merah itu.

Pasalnya, sejumlah nara sumber mengungkapkan, kondisi tanaman berusia 3 tahun tampak sangat mengenaskan. Padahal, tanaman itu segera berproduksi di Afdeling 3, Kebun Marihat, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sabtu (29/11/2025), sekira pukul 11.05 WIB.

"Serangan ersebut diprediksi sejak empat bulan terakhir ini atau sejak Andi Purba menjabat Manajer Kebun Marihat. Secara teknis, pemicu serangan ulat kantung akibat minim identifikasi sejak dini, " sebut nara sumber melalui pesan percakapan selularnya.

Selain itu, nara sumber menerangkan, kebijakan manajemen perusahaan sub holding perkebunan kelapa sawit dikelola PT Palm Co, PTPN IV Regional 2, mengalokasikan biaya pemeliharaan tanaman melalui lelang pengadaan barang dan jasa, dilaksanakan pihak vendornya.

"Alokasi biaya pemeliharaan tanaman menguap dan program tanaman kelapa sawit berkelanjutan yang dicanangkan PT PalmCo PTPN IV Regional 2 hanya omon-omon, " tegas nara sumber.

Menurut nara sumber dalam keterangannya mengatakan, kondisi tanaman kritis akibat serangan ulat kantung dan ulat api. Selanjutnya, hal ini menghambat proses fotosintesis setelah tanaman kehilangan daunnya serta di fase ini tanaman tidak berproduksi maksimal.

"Kondisinya memprihatinkan dan serangan ulat kantung pada fase ini berpotensi menurunkan produktivitas jangka panjang dan mengganggu proyeksi investasi PalmCo PTPN IV Regional 2, " tandas nara sumber mengakhiri.

Pihak pemangku jabatan utama di Kebun Marihat, melalui pesan percakapan selularnya dikonfirmasi terkait kondisi tanaman kelapa sawit kritis akibat serengan ulat dan terlantar akibat tidak ditangani di Areal Afdeling 3 Kebun Marihat.

Namun, Manajer Kebun Marihat Andi Sahatman Purba belum dapat dihubungi, sedangkan Benny selaku Kepala Asisten Tanaman Kebun Marihat hingga rilis berita ini dilansir ke publik tidak bersedia menanggapi. (rel; amry pasaribu).

Read Entire Article
Pertanian | | | |