PANGKEP SULSEL— Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jurnalis Nasional Indonesia (JNI) Cabang Kabupaten Pangkajene Kepulauan menggelar uji coba pupuk cair organik dan pestisida premium di areal persawahan milik Muhammad Nurdin, Ketua DPC JNI Kecamatan Tondong Tallasa. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (30/11/2025) di Dusun Parangluara, Desa Bantimurung, Kecamatan Tondong Tallasa.
Uji coba ini menjadi langkah awal JNI dalam mendorong penggunaan pupuk organik yang lebih aman dan ramah lingkungan dibandingkan pupuk kimia yang selama ini digunakan oleh banyak petani. Selain itu, kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap produksi lokal yang terus berkembang di Kabupaten Pangkep.
Ketua DPD JNI Kabupaten Pangkep, Herman Djide, yang hadir langsung memantau proses uji coba, menyampaikan bahwa pupuk cair organik dan pestisida premium ini sepenuhnya dibuat dari bahan alami tanpa campuran zat kimia. Produk ini merupakan hasil produksi Komunitas Pangkep Agro Lestari yang berkomitmen mendukung pertanian berkelanjutan.
Menurut Herman, manfaat penggunaan pupuk organik sangat besar, baik bagi tanah, tanaman, maupun kesehatan manusia. Selain membantu meningkatkan kualitas hasil panen, pupuk organik juga menjaga kesuburan tanah dalam jangka panjang. Hal inilah yang ingin dibuktikan melalui uji coba perdana di lahan persawahan tersebut.
“Pupuk ini kita coba dulu di tanaman padi, tetapi sebenarnya bisa diaplikasikan di berbagai jenis tanaman seperti perkebunan dan bahkan tambak, ” jelas Herman Djide. Ia berharap hasil uji coba ini dapat memberikan data nyata bagi para petani di wilayah Pangkep.
Herman juga menambahkan bahwa inisiatif uji coba ini muncul sebagai respon terhadap keluhan banyak petani yang menginginkan alternatif pupuk yang lebih terjangkau dan tidak merusak tanah. Kenaikan harga pupuk kimia beberapa waktu terakhir ikut menambah tantangan bagi para petani di daerah ini.
Sementara itu, pemilik lahan sekaligus Ketua DPC JNI Kecamatan Tondong Tallasa, Muhammad Nurdin, merasa senang karena lahannya dijadikan lokasi percontohan. Ia berharap penggunaan pupuk organik dapat memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan sistem pertanian sebelumnya.
Menurut Nurdin, petani di daerah Tondong Tallasa sangat membutuhkan inovasi pertanian yang praktis dan ekonomis. Jika hasil uji coba ini terbukti efektif, ia siap mengajak para petani lain untuk beralih menggunakan pupuk organik produksi lokal tersebut.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari masyarakat sekitar yang ikut menyaksikan proses penyemprotan serta cara aplikasi pupuk cair organik. Beberapa petani terlihat antusias dan mengajukan pertanyaan kepada tim yang melakukan uji coba.
Selain mengedukasi, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kepercayaan petani terhadap produk lokal. Komunitas Pangkep Agro Lestari berkomitmen menyediakan pupuk organik berkualitas tinggi untuk membantu meningkatkan produktivitas pertanian di Pangkep.
JNI berharap melalui uji coba ini, pemerintah daerah dan instansi terkait dapat memberikan dukungan terhadap penggunaan pupuk organik sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan daerah. Dukungan tersebut bisa berbentuk pelatihan, penyuluhan, maupun subsidi.
Dengan adanya kolaborasi antara jurnalis, petani, dan komunitas produsen pupuk lokal, diharapkan Pangkep dapat menjadi salah satu daerah percontohan dalam pengembangan pertanian organik di Sulawesi Selatan. Uji coba ini menjadi langkah nyata menuju pertanian lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan. ( Herman Djide)

11 hours ago
2

















































